free hit counter OJK Akan Siapkan Lima Kebijakan Prioritas Jaga Perekonomian Tahun Ini - smangaat.com

OJK Akan Siapkan Lima Kebijakan Prioritas Jaga Perekonomian Tahun Ini

OJK Akan Siapkan Lima Kebijakan Prioritas Jaga Perekonomian Tahun Inismangaat.com – Hay sahabat semua kembali lagi dengan saya admin di sini saya akan membahas mengenai OJK mengantisipasi beberapa tantangan tahun ini, seperti layaknya penyebaran varian Covid-19, akselerasi normalisasi kebijakan stimulus oleh negara-negara maju, sampai perihal rantai pasokan dunia.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan alias OJK, Wimboh Santoso menyebutkan tahun ini masih banyak tantangan untuk mempertahankan perekonomian Indonesia. Untuk itu, otoritas menyiapkan lima kebijakan prioritas di sektor jasa keuangan pada 2022.

Wimboh Mengatakan, ada banyak tantangan yang perlu dihadapi, seperti penyebaran varian Covid-19 Omicron, dan juga akselerasi normalisasi kebijakan stimulus Covid-19 oleh negara-negara maju. Tidak hanya itu, tantangan berkaitan kesenjangan antara supply dan demand yang disebabkan disrupsi rantai pasok dunia.

Adapun lima kebijakan prioritas itu pertama, tingkatkan peran sektor jasa keuangan didalam menunjang akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional.

Hal itu diwujudkan dengan memprioritaskan sektor-sektor yang membutuhkan pemberian untuk akselerasi pemulihan lewat bonus bersama dengan untuk mendorong pembiayaan kepada sektor komoditas disesuaikan prioritas pemerintah, terhitung Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBL BB) dari hulu hingga hilir.

“Kami juga telah menambahkan stimulus untuk kredit rumah dan akan kami lanjutkan untuk mendorong kredit di dalam pembiayaan di sektor properti,” kata Wimboh didalam konferensi pers, Kamis (20/1).

Kedua, mempersiapkan sektor keuangan didalam menghadapi normalisasi kebijakan di negara maju dan domestik, antara lain dengan mendorong konsolidasi sektor jasa keuangan sehingga miliki ketahanan permodalan dan likuiditas, dan akselerasi pembentukan cadangan penghapusan kredit sehingga tidak berjalan cliff effect pada waktu dinormalkan pada tahun 2023.

See also  Tips & Trik Sebelum Memulai Bisnis Apapun

Tidak hanya itu, juga dilakukan penataan industri reksa dana dan penguatan tata kelola industri pengelolaan investasi, dan juga akselerasi dan penyelesaian reformasi industri keuangan non bank (IKNB).

Ketiga, Menyusun skema pembiayaan yang berkelanjutan di industri jasa keuangan untuk menunjang pengembangan ekonomi baru, dengan prioritas pengembangan ekonomi hijau, antara lain dengan pendirian bursa karbon dan penerbitan Taksonomi Hijau 1.0.

“OJK bersama dengan Bursa Pengaruh Indonesia, Kustodian Sentral Pengaruh Indonesia, dan Kliring Penjaminan Pengaruh Indonesia, juga pemerintah sedang mengakselerasi kerangka pengaturan bursa karbon di Indonesia,” katanya.

Adapun, taksonomi hijau disusun dengan mengkaji 2.733 klasifikasi sektor dan sub-sektor ekonomi, dimana 919 di antaranya udah dikonfirmasi oleh kementerian mengenai. Hal ini menjadikan Indonesia salah satu negara di dunia yang sudah punya baku nasional sektor ekonomi hijau seperti Tiongkok, Uni Eropa dan Asean.

Taksonomi hijau juga akan jadi panduan bagi penyusunan kebijakan (Bonus dan disinsentif) dari bermacam Kementerian dan Forum, terhitung OJK.

Keempat, memperluas akses keuangan kepada masyarakat khususnya bisnis mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk mencapai sasaran penyaluran kredit UMKM sebesar 30Persen pada tahun 2024.

Ini diwujudkan dengan jenis klaster di dalam satu ekosistem pembiayaan, pemasaran oleh off-taker, pembinaan dan juga optimalisasi lahan yang belum tergarap dengan bekerja sama dengan Gubernur dan kepala daerah setempat.

Program-Program KUR Kluster, kredit atau pembiayaan melawan rentenir, digitalisasi Bank Perkreditan Penduduk (BPR) dan Forum Keuangan Mikro, Bank Wakaf Mikro, dan juga skema pemasaran lewat program Gerakan Nasional Bangga Protesis Indonesia (GERNAS BBI) juga terhitung didalam program ini.

“Di pasar modal terus akan kita kembangkan pembiayaan UMKM, lewat security crowdfunding yang sudah kita luncurkan awal tahun 2021,” ujar dia.

See also  Jangan Hanya Berpangku Tangan, Penuhi Kebutuhan Ekonomi Anda dengan 3Peluang Bisnis di Masa Pandemi Ini!

Kelima, memperkuat kebijakan transformasi digital di sektor jasa keuangan supaya bersamaan dengan pengembangan ekosistem ekonomi digital di dalam menambah akses masyarakat ke produk dan jasa keuangan dengan harga yang lebih murah, kualitas yang lebih baik, dan akses yang cepat, terhitung literasi dan dukungan kepentingan konsumen terhitung penegakan hukum.

Ia menjelaskan, OJK akan tetap memitigasi ekses pinjaman online dengan menaikkan ketetapan prudential dengan pemodalan yang lebih tinggi dan penerapan market conduct yang lebih baik.

“OJK juga akan mendorong kerja sama keuangan resmi di dalam produk pembiayaan secara online, supaya bisa menutup gap permintaan yang memadai besar,” ujar dia.

Akhir kata

Demikian pembahasan  yang bisa admin sampaikan semoga artikel ini bisa bermanfaat, sekian dan terimakasih

Check Also

Bappebti Wajibkan Aset Kripto Harus Terdaftar Sebelum Diperdagangkan

Bappebti Wajibkan Aset Kripto Harus Terdaftar Sebelum Diperdagangkan

Bappebti sudah menetapkan 229 jenis aset kripto yang bisa diperdagangkan. Adapun aset kripto yang belum terdaftar di Bappebti, maka tidak mampu diperdagangkan Indonesia. Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag) mewajibkan pendaftaran aset kripto sebelum diperdagangkan di Indonesia. Plt Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana mengatakan pihaknya akan memperketat  supervisi perdagangan aset kripto guna [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published.