free hit counter Pakaian Adat Riau Beserta Penjelasan lengkapnya - smangaat.com

Pakaian Adat Riau Beserta Penjelasan lengkapnya

Pakaian Adat Riau Beserta Penjelasan lengkapnyasmangaat.com – Hay sahabat semuah kembali lagi dengan saya admin di sini saya akan membahas mengenai Riau adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di Pulau Sumatera, dimana provinsi masih kental akan nilai-nilai melayu luhur yang berlandaskan Islam.

Penduduk yang tinggal di wilayah ini di dominasi oleh suku Melayu, kemudian Suku Melayu itu sudah tercampur dengan dengan nilai-nilai Islam, sehingga menciptakan ciri khas kebudayaan baru.

Salah satu budaya yang telah Melayu yang telah tercampur dengan nilai-nilai ajaran agama Islam adalah pakian Adat Riau. Dengan demikian busana adat yang dimiliki Riau ini punya desain pakian yang sangat sesuai dengan kultur rakyat Indonesia.

Tampilan dari pakaian adat Riau ini begitu tertutup dan panjang, maka dari hal itu bahwa menunjukan Nilai-Nilai kesopanan yang dijunjung tinggi oleh masyarakat setempat.

Selain itu, desain kabusana Riau ini sangat sederhana, sehingga menjadikan pakian ini sangat erat dengan gaya pakaian kemelayuan.

Saat motif yang dimiliki pakaian ini sangat khas dan kental akan tradisi melayu, yaitu menggunakan sarung dan rok panjang dan juga lebar. Pada baju yang dikenakan mempunyai kerah tinggi dan lebih longgar juga begitu familiar dengan tradisi melayu.

Dapat disimpulkan bahwa Pakaian yang dikenakan oleh kaum Pria dan wanita memiliki kesamaan pada bagian aksesoris yang tidak jauh berbeda.

6 Pakaian Adat Riau Beserta Penjelasannya Terlengkap

Jika kami lihat, budaya masyarakat Riau sudah mengalami perkembangan sejak lama, dimana Riau menciptakan lebih dari satu model pakian adat yang dapat kamu kenakan khususnya penduduk Riau sendiri. Nah, jadi apa saja pakaian Adat Riau itu? Yuk simak langsung penjelasan dibawah ini :

1. Pakaian Keseharian Bagi Anak-anak

Seringkali pakaian adat dikenakan di acara-acara resmi atau tertentu. Namun disini Riau mempunyai pakian Adat yang mampu dikenakan sebagai aktivitas kesehariannya, contoh pakaian keseharian itu adalah baju yang dikenakan oleh anak-anak.

Busana anak-anak yang dikenakan dalam kesibukan sehari-hari memiliki dua macam yaitu pakaian bagi anak laki-laki dan pakaian untuk anak perempuan. Busana yang dikenakan oleh anak laki-laki dari Riau ini disebut dengan Baju Monyet.

Lantas baju itu dikombinasikan dengan model celana panjang yang tanggung, dan juga dilengkapi dengan kopyah yang berbentuk segi empat untuk pambuka kepala. Sedangkan busana yang dikenakan oleh anak-anak perempuan Riau ini dinamakan dengan baju kurung dengan motif bunga-bunga.

See also  Update Link Video Full Bebek Sahili Video On Twitter

Dimana baju kuirung itu dikombinasikan dengan rok yang lebar dan juga Hijab. Dimana pakaian ini sering kali dikenakan ketika mengaji atau untuk menuntut ilmu.

2. Pakaian Keseharian Bagi Dewasa

Biasanya masyarakat Riau yang umurnya telah memasuki Dewasa, mereka menggunakan pakaian adat Khas yang mempunyai kandungan dengan nilai-nilai agama dan budaya. Pakaian yang dikenakan oleh kaum Pria dewasa Riau disebut dengan Baju Kurung Cekak Musang.

Dimana tampilan bentuk busana ini seperti baju muslim yang dipadukan dengan celana panjang yang longgar. Setelah itu, pakaian ini juga dilengkapi dengan sarung dan kopyah. Saat pakaian yang dikenakan oleh kaum Wanita Riau terdapat tiga macam yaitu Baju Kebaya Pendek, Baju Kurung Laboh, dan Baju Kurung Tulang Belut.

Sebagian busana yang dikenakan oleh wanita itu sudah dilengkapi dengan kain selendang yang berguna untuk penutup kepala. Tak hanya itu, busana wanita itu juga bisa dikombinasikan dengan hijab atau kerudung.

3. Pakaian Keseharian Bagi Orang Tua

Pakaian Adat Riau selanjutannya adalah busana yang dikenakan oleh orang Tua. Bagi kaum pria yang sudah mencapai umur yang panjang atau setengah baya, ia mengenakan pakaian yang disebut dengan Baju Kurung Cekak Musang atau Baju Kurung Teluk Belanga. Dimana didalam pembuatan baju itu menggunkan bahan kain lejo atau kain katun.

Sedangkan pakaian adat pleh kaum Wanita yang sudah berumur tua, ia mengenakan beberapa model busana yaitu Baju Kurung Teluk Belanga, Baju Kebaya Pendek, dan Kebaya Laboh dan sudah dilengkapi dengan selendang yang berfungsi sebagai kerudung. Biasanya kaum wanita mengenkan hijab asli dari Riau.

4. Pakaian Adat Riau Resmi

Selain dikenakan di dalam kehidupan sehari-hari, ternyata Riau dulunya memiliki pakaian adat yang dikenakan ketika ada acara resmi seperti melakukan pertemuan atau kunjungan resmi dengan kerajaan. Tapi, pada era saat ini, pakian ini kerap kami jumpai ketika terdapat acara resmi kepemerintahan.

Untuk pakaian resmi yang dikenakan oleh kaum pria disebut dengan Baju Kurung Cekak Musang dan juga telah dilengkapi dengan penutup kepala (Kopyah) beserta sarung. Didalam pembuatan pakaian ini mengenakan bahan dengan kualitas paling baik seperti kain satin atau kain sutra.

Sedangkan pakaian resmi yang dikenakan oleh kaum wanita Riau dinamakan dengan Kebaya Laboh. Pakaian ini terbuat dari bahan dasar kain yang ditenan secara khas, karena dibuat langsung oleh masyarakat yang tinggal di lebih dari satu tempat Riau, seperti Indragini, Siak, Trengganu, dan masyarakat lainnya.

See also  New Link Video Viral Dubaili Iş Adamı Türk Influencer Kim

Untuk baju Kebaya yang dikenakan khusus untuk gadis atau wanita perawan tampilannya dibuat dengan panjangnya mencapai tiga jari di atas lutut. Saat baju kebaya yang digunakan oleh wanita separuh baya yaitu dibentuk dengan panjangnya mencapai tiga jari di bawah lutut.

5. Pakaian Adat Riau Untuk Upacara

Biasanya dalam memakai pakaian upacara adat di dalam beberapa upacara-upacara resmi seperti upacara pelantikan, upacara penobatan raja, upacara penerimaan tamu, upacara penerimaan anugerah, dan lain-lain. Ketika terdapat upacara adat, dalam penggunaan upacara dibedakan menjadi dua macam yaitu pakaian yang dikenakan oleh kaum pria dan juga wanita.

Untuk kaum pria sendiri memakai pakaian yang bernama Baju Kurung Cekak Musang. Setelah itu baju ini sudah dilegkapi dengan sarung dan kopyah. Sedangkan untuk kaum wanita sendiri, pakaian untuk upacara adat yang dikenakan disebut dengan Baju Kurung Tulang Belut atau Baju Kebaya Laboh Cekak Musang. Dimana busana ini telah dipadukan dengan jilbab atau kerudung.

6. Pakaian Adat Riau Untuk Upacara Perkawinan

Pakaian adat Riau yang paling akhir adalah busana yang dikenakan ketika ada Upcara perkawinan. Untuk kaum pria, pakaian yang dikenakannya di dalam upacara perkawinan adalah Baju Kurung Cekak Musang dan sudah disertai dengan kopyah dan sarung.

Bukan hanya kopyah saja, namun juga ditambahkan dengan beberapa aksesoris seperti mahkota di kepala, sebai dengan warna kuning pada bahu sebelah kiri, sepatu yang bentuknya runcing, canggai pada kelingking, dan juga keris berbentuk kepala burung serindit yang ditaruh pada bagian pinggang kiri.

Sedangkan untuk pengantin wanitanya di dalam memakai pakaian adatnya tergantung dengan jenis upacara yang dikerjakan. Untuk pelaksanaa upacara malam berinai memakai Baju Kurung Teluk Belangan dan ketika acara upacara berendam kenakan Baju Kurung Cekak kebaya pendek.

Tak hanya itu terdapat juga upacara bersanding, didalam upacara pengantin wanita ini memakai baju Kebaya Laboh. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa beberapa jenis pakaian adat Riau yang dimilikinya punya tampilan yang bagus dan indah.

Busananya pun punya kandungan nilai-nilai adat melayu dan Islam, itu semua tercermin pada pakaian adat penduduk Riau yang dikenakan. Setelah mengetahui beberapa pakaian Adat Riau disini saya juga menjelaskan Kenikan dan Filosofi dari busana itu.

Keunikan Serta Filosofi Warna Pakaian Adat Riau

Dibalik pakaian Adat Riau yang dimilikinya, semua itu ada filosofi dan mempunyai kandungan nilai-nilai tetentu mulai dari warna, bentuk, dan jenis. Biasanya warna yang benar-benar menonjol disini adalah kuning keemasan, hijau lumut dan merah darah.

See also  5 Ide Bisnis Pertanian Rumahan Berpeluang Besar

Dimana semua warna telah diwariskan secara turun temurun semenjak nenek moyang orang Melayu di Tanah Kuning Sassy hidup. Tak hanya itu warna-warna tersebut tercermin dari jilbab rumbai Riau didalam acara pernikahan adat atau kebesaran budaya Melayu. Selagi filosofi yang terkandung disetiap warna di dalam pakaian adat Riau yaitu :

1. Warna hijau lumut

Warna ini menyimbolkan kesuburan dan kesetiaan, taat dan patuh, melawan ajaran agama. Selain itu, warna baju hijau lumut sering dipakai oleh klan bangsawan, Tengku, dan Wan.

2. Warna kuning keemasan

Warna ini menyimbolkan kebesaran, otoritas dan kemegahan. Pada masa Kerajaan Siak, Riau Lingga, Indragiri dan Pelalawan warna kuning emas ini merupakan warna larangan yang tidak boleh digunakan sembarangan, maka dari itu warna kuning emas begitu tabu bagi masyarakat biasa jika memakainya.

Lantas orang yang berhak memakai pakaian dengan warna kuning keemasan adalah seperti Sultan atau Raja dari tanah kerajaan-kerajaan Melayu. Sedangkan selir kerajaan atau istri Sultan bisa mengenakan warna kuning keemasan hanya pada upacara Kerajaan.

3. Warna merah darah

Warna ini menyimbolkan kepahlawanan dan keberanian, taat dan setia kepada Raja dan penduduk. Setelah  itu warna merah punya arti bagi masyarakat Riau sebagai kecemerlangan.

4. Warna hitam

Warna hitam menyimbolkan kesetiaan, ketabahan dan bertanggung jawab dan jujur. Gaun hitam sering dipakai oleh orang-orang hebat di Kerajaan didalam acara kebesaran atau seremonial Kerajaan.

Nilai-nilai dalam Pakaian Adat Riau

Berikut ini nilai nilai-nilai estetika yang terkadung didalam setiap Pakaian adat tradisional Melayu Riau adalah sebagai berikut :

1. Sebuah nilai tradisi

Baju yang dipakai didalam upacara tradisional telah jadi tradisi atau norma selama bertahun-tahun. Dimana tradisi ini sudah di cap sebagai keunikan dan komunitas yang ada didalam masyarakat. Dengan demikian, pakaian adat yang dipakai bisa dipelajari tentang tradisi rakyat yang bersangkutan.

2. Pelestarian Nilai Budaya

Baju adat merupakan salah satu produk budaya modern yang semakin hari semakin banyak desainnya. Itu semua juga tergantung pertumbuhan zaman. Pakaian adat yang saat ini banyak dikenakan oleh penduduk Melayu Riau adalah warisan budaya yang patut dilestarikan.

Selain itu, melestarikan pakaian tradisional sama halnya seperti memperkenalkan kekayaan budaya Melayu.

3. Nilai Sosial

Pakaian adat adalah lambang status bagi seseorang. Bukan hanya itu, lewat nilai-nilai yang dikandungnya, busana adat Riau juga digunakan sebagai media untuk menyatukan masyarakat.

Akhir kata

Demikian pembahasan  yang bisa admin sampaikan semoga artikel ini bisa bermanfaat, sekian dan terimakasih

Check Also

Leaked Roa Paloma Mami’s original video Leaked viral video on Twitter

Leaked Roa Paloma Mami’s original video Leaked viral video on Twitter

Video original de Roa Paloma Mami Video viral filtrado a Twitter e Instagram, instalación de lavado de manos sin contacto de Roa Paloma Mami. Hola, soy una persona de confianza en Infosolution. Encuentre un supervisor que lo mantendrá actualizado con la última información convincente sobre cómo realizar las encuestas de lavado de manos sin contacto de RoaPalomaMami. La última opción ha sido objeto de mucho debate entre [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published.