free hit counter Tokocrypto dan BRI Ventures Membuat Blockchain Akselerator - smangaat.com

Tokocrypto dan BRI Ventures Membuat Blockchain Akselerator

Tokocrypto dan BRI Ventures Membuat Blockchain Akseleratorsmangaat.com – Hay sahabat semua kembali lagi dengan saya admin di sini saya akan membahas mengenai BRI Ventures dan Tokocrypto bekerja sama membuat dampak blockchain akselerator. Startup yang berpartisipasi akan dilatih didalam mengadopsi teknologi ini.

Bri Ventures lewat Sembrani Wira Akselerator dan Tokocrypto melalui Tokolaunchpad membuat Tokocrypto Sembrani Blockchain Accelerator. Ini merupakan blockchain akselerator.

Tujuan Tokocrypto Sembrani Blockchain Accelerator yakni memberdayakan startup dengan teknologi blockchain. “Kerja sama ini merupakan capaian dan milestone bagi kita,” kata CEO Tokocrypto Pang Xue Kai dalam keterangan pers, Kamis (20/1).

Tokocrypto adalah startup yang bergerak di bidang perdagangan kripto (Cryptocurrency). “Lewat kerja sama ini, kita berharap akselerator bisa mendorong ekosistem dan membawa efek bagi industri startup dan blockchain,” ujar dia.

Keduanya membentuk program akselerator dengan beri tambahan modul ekstensif. “Program ini berkisar pada area fundraising, pembangunan tim culture, blockchain development, listing advisory dan tokenomics,” katanya.

Para peserta akan dibimbing langsung oleh mentor berskala dunia dan nasional yakni CEO BRI Ventures Nicko Widjaja, Pang Xue Kai, Teguh K Harmanda, Nanda Ivens, Markus Liman Rahardja, dan Erik Hormein.Registrasi bagi startup berbasis blockchain untuk mengikuti Tokocrypto Sembrani Blockchain Accelerator akan ditutup bulan depan (10/2). Pengumuman peserta yang lolos seleksi pada 14 Februari.

Sedangkan kick-off akselerator akan dimulai pada 21 Februari.

Tak hanya program akselerator dengan BRI Ventures, Tokocrypto menggelar program inkubator Tokolaunchpad. Startup yang berpartisipasi di dalamnya yakni Play it Forward Dao, Avarik Saga, dan Nanovest.

See also  Bappebti Wajibkan Aset Kripto Harus Terdaftar Sebelum Diperdagangkan

“Ada lebih dari 15 startup maupun proyek yang masih dalam termin penjajakan,” katanya.
Nicko Widjaja mengimbuhkan, kerja sama itu jadi langkah strategis didalam mendorong Indonesia jadi digital powerhouse lewat perusahaan rintisan yang menggunakan blockchain sebagai tulang punggung teknologinya.

“Kita berharap, kerja sama ini bisa jadi akselerator dari berbagai inisiatif Web3 dan pertumbuhan ekosistem metaverse,” ata Nicko.

Bahkan, BRI Ventures punya dua dana ventura yaitu Sembrani Nusantara dan Sembrani Kiqani yang berfokus pada pendanaan di sektor non-fintech.

Sembrani Nusantara berinvestasi di Sayurbox, Haus!, Brodo, Yummy Corp sampai Andalin. Sedangkan Sembrani Kiqani yang meluncur awal tahun ini, sedang melakukan penggalangan dana awal dari lebih dari satu investor.

Anak usaha BRI itu juga berinvestasi ke lebih dari 18 startup baik fintech maupun non-fintech. Tidak hanya itu, meluncurkan dua dana ventura yang diikuti oleh Grab Ventures, Celebes Capital, Mahanusa Capital, Buana Investment, Pulau Intan, dan lebih dari satu family offices lainnya.

Akhir kata

Demikian pembahasan  yang bisa admin sampaikan semoga artikel ini bisa bermanfaat, sekian dan terimakasih

Check Also

Bappebti Wajibkan Aset Kripto Harus Terdaftar Sebelum Diperdagangkan

Bappebti Wajibkan Aset Kripto Harus Terdaftar Sebelum Diperdagangkan

Bappebti sudah menetapkan 229 jenis aset kripto yang bisa diperdagangkan. Adapun aset kripto yang belum terdaftar di Bappebti, maka tidak mampu diperdagangkan Indonesia. Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag) mewajibkan pendaftaran aset kripto sebelum diperdagangkan di Indonesia. Plt Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana mengatakan pihaknya akan memperketat  supervisi perdagangan aset kripto guna [...]

Leave a Reply

Your email address will not be published.